{"id":3289,"date":"2020-11-15T16:55:10","date_gmt":"2020-11-15T09:55:10","guid":{"rendered":"https:\/\/conveyindonesia.com\/?p=3289"},"modified":"2020-11-15T17:28:13","modified_gmt":"2020-11-15T10:28:13","slug":"komunitas-gema-perdamaian-generasi-milenial-harus-kreatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/komunitas-gema-perdamaian-generasi-milenial-harus-kreatif\/","title":{"rendered":"Komunitas Gema Perdamaian: Generasi Milenial Harus Kreatif"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, PPIM&nbsp;\u2013 Ketua Komunitas Gema Perdamaian, I Kadek Adnyana mengajak generasi muda atau generasi milenial untuk aktif mengisi konten-konten media sosial dengan terus menyuarakan perdamaian. Pernyataan ini disampaikan I Kadek Adnyana dalam Webinar Series #ModerasiBeragama ke-14, dengan tema \u201cPemuda Pegiat Perdamaian Bicara Moderasi Beragama\u201d yang diselenggarakan oleh PPIM UIN Jakarta melalui program CONVEY Indonesia, Jumat (13\/11).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cGenerasi muda ini rata-rata pegang&nbsp;<em>handphone<\/em>&nbsp;(HP) dan mempunyai akun media sosial, tentunya HP ini harus digunakan untuk menyebarkan pikiran-pikiran mereka, terutama untuk menyuarakan perdamaian,\u201d ucap pemuda kelahiran Gianyar, Bali ini<\/p>\n\n\n\n<p>Kadek yang merupakan inisiator Komunitas Gema Perdamaian ini menceritakan aktivitas generasi muda di Bali, bahwa pemuda-pemuda di Bali lebih banyak menghabiskan waktunya begabung di kelompok-kelompok seni seperti, menari, melukis, gamelan, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPeluang generasi muda ini banyak, bisa dilibatkan ke kegiatan-kegiatan yang positif, sehingga pikiran-pikiran ekstrim itu tidak terlintas dipikiran mereka,\u201d ucap pemuda lulusan Magister Management di Universitas Udayana ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, menurut Kadek, Komunitas Gema Perdamaian sering mengadakan kegiatan-kegiatan yang bertajuk \u201cperdamaian\u201d seperti, membuat film pendek, lomba membuat essay, pidato perdamaian, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang memberikan semangat generasi muda untuk membuat gebrakan dalam perdamaian.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDengan kreativitas, pemuda bisa berpikir untuk mengupayakan perdamaian, dari pada berbuat jahat. Tujuannya yaitu mewujudkan perdamaian di Bali dan juga di Indonesia,\u201d kata Kadek<\/p>\n\n\n\n<p>Di akhir sesi diskusi, Kadek berharap kepada generasi muda supaya memilih organisasi-organisasi yang bernilai positif, organisasi yang tidak ekstrim ke kanan dan tidak ekstrim ke kiri. Dalam hal ini, menurut I Kadek, orang tua juga punya peran dalam mengarahkan anaknya untuk memilik organisasi yang bisa mengembangkan dirinya, sekaligus sebagai tempat introspeksi diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Webinar Moderasi Beragama ini dilaksanakan setiap Jumat melalui kanal Youtube \u201cConvey Indonesia\u201d. Selain I Kadek Adnyana, diskusi yang dimoderatori oleh Team Leader Convey Indonesia, Jamhari Makruf, ini dihadiri juga oleh dua narasumber pegiat perdamaian lainnya seperti, Shintya Rahmi Utami (General Manager GPF Indonesia), dan Redy Saputro (Koordinator Peace Leader Indonesia).<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: Tati Rohayati<br>Editor: M. Nida Fadlan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, PPIM&nbsp;\u2013 Ketua Komunitas Gema Perdamaian, I Kadek Adnyana mengajak generasi muda atau generasi milenial untuk aktif mengisi konten-konten media sosial dengan terus menyuarakan perdamaian. Pernyataan<span class=\"excerpt-hellip\"> [\u2026]<\/span><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[],"class_list":["post-3289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3289"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3289\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3294,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3289\/revisions\/3294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/conveyindonesia.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}